Espresso II

By Mayasitha Arifin - Rabu, November 08, 2017

Aku, kamu, tanpa secangkir espresso.

Aku ke kedai kopi dan bertemu kamu lagi. Tapi, kali ini aku tidak memesan espresso atau apapun. Aku hanya  sedang bosan dan ingin mengobrol dengan kamu. Aku banyak bertanya kepadamu seperti biasanya, menanyakan semua pertanyaan yang tiba-tiba muncul di dalam kepala, tentang apa saja pastinya.


"Apa kamu sepuluh tahun kemudian?"
"Kamu kenapa sih?"
"Apa kamu sepuluh tahun kemudian?"
"Kalau kamu bertanya lagi, aku akan jawab, aku hidup untuk hari ini. Kamu kenapa sih?"
"Kenapa aku?"
"Kamu selalu saja bertanya tentang hal yang membuatku menjadi berpikir lagi. Aku sedang memghindarinya, aku menghindari berpikir tentang apapun. Aku sedang ingin menjadi plagmatis"

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. sepuluh taun kemudian
    tidaaaak

    BalasHapus
  2. Ah aku selalu suka dg tulisan-tulisan kyk gini mbak, bikin ngena di hati dan mikir 😬

    BalasHapus